Dwi Arif
Setiawan
Putra Kedua dari
Bapak Akhmad Hujer &
Ibu Lik In
&
Nurul Aisyah
Azzahra
Putri Kedua dari
Bapak Mochamad Dahsyad &
Ibu Ndari Destiyani
Sabtu, 21 Agustus 2021
Assalamu’allaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Dengan mengucap Bismillahirrahmannirrahiim seraya memohon Rahmat dan Ridho Allah Subhanahu wa ta'ala, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra putri kami:
Putra Kedua dari
Bapak Akhmad Hujer &
Ibu Lik In
Putri Kedua dari
Bapak Mochamad Dahsyad &
Ibu Ndari Destiyani
Sabtu
09:30 WIB
(02:30 GMT)
Agustus
2021
Masjid Agung At-Tin Jakarta Timur
Kami sangat berharap doa terbaik bapak/ibu/saudara/i sekalian untuk kebahagiaan dan keberkahan pernikahan putra putri kami menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah.
Kami kenal pertama kali saat di bangku SMA, saat itu kami sekelas. Seiring berjalannya waktu kami menjadi teman dekat, tidak hanya berdua tetapi kami berteman dekat dengan 6 org lainnya. Pertemanan kami semakin erat sampai akhirnya kami lulus sekolah dan melanjutkan kuliah. Jakarta - Bandung membuat kami jarang bertemu tetapi pertemanan kami tetap berjalan dengan baik.
Setelah lulus kuliah jarak pertemanan kami semakin jauh Jerman - Indonesia. Selama hampir 2,5 tahun Nurul meninggalkan Indonesia. Setelah menyelesaikan kuliah di Bandung, Arif bekerja di Jakarta. Pertemanan kami masih terjalin hanya sebatas komunikasi online dan karena kesibukan masing-masing, hubungan pertemanan kami tidak terlalu intens lagi.
Akhirnya Nurul kembali ke Jakarta. Lalu kami bersama teman-teman yang lainnya berkumpul dan bertemu lagi setelah sekian lama tidak berjumpa. Kami bersikap normal seperti biasa. Beberapa bulan kemudian Arif mengutarakan niatnya untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan Nurul.
Dengan keyakinan dan keberanian, Arif pun melamar Nurul pada 24 Juli 2021. Dengan restu kedua pihak orang tua akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Semoga Allah meridhoi dan selalu membimbing rumah tangga kami kelak. Aamiin yaa Rabbal’alaamiin.
Ketik langsung disini ya...
Ucapan selamat dan kebahagiaan bisa dari mana saja. Tanpa jabatan-jabatan tangan atau pelukan-pelukan hangat, masih ada simpul-simpul senyum dan doa-doa baik yang kami harapkan.
“Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkati mereka berdua dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.”
(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya
Fatimah Azzahra dengan Ali Bin Abi Thalib)
Dengan mempertimbangkan situasi pandemi saat ini, dengan berat hati kami belum dapat mengundang bapak/ibu/saudara/i untuk menghadiri prosesi Akad Nikah secara langsung di lokasi acara.
Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan untuk bergabung secara online, menyaksikan prosesi Akad Nikah dan memberikan do'a terbaiknya, melalui live streaming di Channel Youtube yang link-nya akan kami sampaikan kemudian.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada Bapak/İbu/Saudara/i, dikarenakan pembatasan kegiatan selama masa pandemi, kami memohon maaf atas keterbatasan yang ada dalam pelaksanaan syi'ar pernikahan ini.
Wassalamu'allaikum Warrohmatullohi Wabarrokatuh